Minggu, 29 Januari 2012

BAB IV HASIL PENELITIAN


A.    Uji  Validitas Dan Uji Reliabilitas
Untuk mengetahui angket dan tes valid dan reliabel maka sebelum angket dan tes disebarkan kepada sampel maka terlebih dahulu di uji cobakan kepada responden diluar sampel. Uji coba penelitian ini dilakukan disekolah SMA Negeri 1 Punggur pada siswa kelas X5 dengan jumlah 20 siswa.
1.      Hasil Uji Validitas
a.       Uji Validitas minat belajar siswa (X1)
Tabel Hasil Uji Validitas minat belajar siswa (program SPSS tabel 9)
No. Item
Minat Belajar Siswa
rhitung
rtabel
Keterangan
1
0,745
0,444
valid
2
0,627
0,444
valid
3
0,751
0,444
valid
4
0,543
0,444
valid
5
0,685
0,444
valid
6
0,742
0,444
valid
7
0.751
0,444
valid
8
0,543
0,444
valid
9
0,657
0,444
valid
10
0,685
0,444
valid
11
0,627
0,444
valid
12
0,543
0,444
valid
13
0,670
0,444
valid
14
0.685
0,444
valid
15
0,742
0,444
valid

Dari hasil tabel diatas angket minat belajar siswa dari 15 item angket dinyatakan valid karena dalam kriteria uji jika rhitung    rtabel  maka item – item pertanyaan dinyatakan valid.
b.       Uji Validitas Sikap siswa didalam kelas (X2)
Tabel Hasil Uji Validitas Sikap siswa didalam kelas (program SPSS tabel 11)
No. Item
Sikap Siswa Didalam Kelas
rhitung
rtabel
Keterangan
1
0,595
0,444
valid
2
0,715
0,444
valid
3
0,640
0,444
valid
4
0,575
0,444
valid
5
0,715
0,444
valid
6
0,645
0,444
valid
7
0.738
0,444
valid
8
0,626
0,444
valid
9
0,645
0,444
valid
10
0,656
0,444
valid
11
0,755
0,444
valid
12
0,575
0,444
valid
13
0,715
0,444
valid
14
0,575
0,444
valid
15
0,755
0,444
valid

Dari hasil tabel diatas angket Sikap siswa didalam kelas dari 15 item angket dinyatakan valid karena dalam kriteria uji jika rhitung     rtabel  maka item – item pertanyaan dinyatakan valid.
c.        Uji Validitas Hasil Belajar Matematika (Y)
Tabel Hasil Uji Validitas hasil belajar matematika (program SPSS tabel 13)
No. Item
Hasil belajar matematika
rhitung
rtabel
Keterangan
1
0,655
0,444
valid
2
0,573
0,444
valid
3
0,609
0,444
valid
4
0,655
0,444
valid
5
0,562
0,444
valid
6
0,609
0,444
valid
7
0,373
0,444
tidak valid
8
0,450
0,444
valid
9
0,609
0,444
valid
10
0,600
0,444
valid
11
0,562
0,444
valid
12
0,600
0,444
valid
13
0,139
0,444
tidak valid
14
0,318
0,444
tidak valid
15
0,505
0,444
valid
16
0,588
0,444
valid
17
0,573
0,444
valid
18
0,583
0,444
valid
19
0,588
0,444
valid
20
0,600
0,444
valid

Dari hasil tabel diatas  tes hasil belajar matematika dari 20 butir soal terdapat 17 butir soal valid dan 3 butir soal tidak valid karena dalam kriteria uji jika rhitung    rtabel  maka butir soal pertanyaan dinyatakan valid.
2.      Uji Reliabilitas
a.       Uji Reliabiitas Minat belajar siswa (X1)
Tabel Uji Reliabilitas Minat belajar siswa pada perhitungn program SPSS (tabel 10)
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
.910
15



Dari hasil table diatas nilai Alpha cronbach’s  sebesar 0,910. Kriteria uji rhitung ≥ rtabel , maka dapat dikatakan reliabel. Jika n data berjumlah 20 maka nilai rtabel adalah 0,444 . Karena nilai rhitung > rtabel (0,910 > 0,444) maka angket dapat disimpulkan reliable.
b.      Uji Reliabilitas Sikap Siswa Didalam Kelas
Tabel Uji Reliabilitas Minat belajar siswa pada perhitungn program SPSS (tabel 12)
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
.909
15

Dari table diatas didapat ,nilai Alpha cronbach’s  sebesar 0,909. Kriteria uji rhitung ≥ rtabel , maka dapat dikatakan reliable. Jika n data berjumlah 20 maka nilai rtabel adalah 0,444 . Karena nilai rhitung > rtabel (0,909 > 0,444) maka angket dapat disimpulkan  reliabel.
c.       Uji Reliabilitas Hasil Belajar Matematika
Tabel Uji Reliabilitas Hasil belajar matematika pada perhitungn program SPSS (tabel 14)
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
.871
20

Dari hasil tes nilai Alpha cronbach’s  sebesar 0,871. Kriteria uji nilai rhitung ≥ rtabel , maka dapat dikatakan reliable. Jika n data berjumlah 20 maka nilai rtabel adalah 0,444 . Karena nilai rhitung > rtabel (0,871 > 0,444) maka tes dapat disimpulkan reliabel.
B.     Hasil Analisis Data
1.      Uji Normalitas Data
Untuk menguji apakah data berdistribusi normal atau tidak normal dilakukan uji normalitas data.
a.        Hasil Uji Normalitas angket minat belajar siswa menggunakan chi kuadrand sebesar 3,07 (lampiran 1) Kriteria Uji H0 diterima jika  (3,07 < 11,07 ) maka dapat dikatakan data berdistribusi normal. 
b.      Hasil Uji Normalitas angket sikap siswa didalam kelas menggunakan chi kuadrand sebesar 5,95 (lampiran 2). Kriteria Uji H0 diterima jika  (5,95 < 11,07 ) maka dapat dikatakan data berdistribusi normal.
c.       Hasil Uji Normalitas Tes hasil belajar matematika menggunakan chi kuadrand sebesar 6,704 (lampiran 3). Kriteria Uji H0 diterima jika  (6,704 < 11,07 ) maka dapat dikatakan data berdistribusi normal
2.      Uji Linieritas Regresi
a.       Uji keberartian regresi, dalam perhitungannya menggunakan program SPSS.

Rumus hipotesis :
H0      :  model regresi tidak signifikan
H1        :  model regresi signifikan
                 Kriteria Uji : Tolak H0 jika Fhit ≥ Ftab dan terima selainnya. taraf signifikan 5%.
b.      Rumus Hipotesis uji linieritas :
                    H0      :  garis regresinya linear
                    H1      :  garis regresinya taklinear
      Kriteria Uji, Tolak H0 jika Fhit ≥ Ftab  dan terima selainnya. taraf   signifikan 5%.
1.       Minat belajar siswa terhadap hasil belajar persamaan regresi ,  (tabel 16) kemudian  dilakukan uji keberartian regresi didapat hasil Fhit = 59,444 dan  Ftab = 4,17 karena  59,444 > 4,17 maka tolak H0 terima H1 artinya model regresi sangat signifikan(berarti). Koefisien regresi bernilai positif artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara variable X1 dengan Y, hal ini menunjukkan semakin besar minat belajar siswa maka semakin besar hasil belajarnya. Setelah itu dilakukan pengujian linieritas regresi didapat Fhit = -0,047 (tabel 8) dan Ftab = 2,57 jadi Fhit < Ftab  (-0,047 < 2,57) maka H0 diterima artinya hubungan regresi antara minat belajar siswa dengan hasil belajar matematika linier.
2.       Sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar, persamaan regresi (tabel 17) kemudian dilakukan uji keberartian regresi didapat hasil Fhit = 42,994 dan  Ftab = 4,17 karena  42,994 > 4,17 maka tolak H0 dan terima H1 artinya model regresi sangat signifikan (berarti). Koefisien regresi bernilai positif artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara variable X2 dengan Y, hal ini menunjukkan semakin besar sikap siswa didalam kelas maka semakin besar hasil belajarnya. Setelah itu dilakukan pengujian linieritas regresi didapat Fhit = -0,069 (tabel 8) dan Ftab = 2,57 jadi Fhit < Ftab  (-0,069 < 2,57) maka H0 diterima artinya hubungan regresi antara sikap siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika linier.
3.      Uji Keberartian Regresi Linear Multiple
Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah regresi yang digunakan cukup berarti atau tidak dalam pembuatan kesimpulan.
                   Hipotesis statistik :
                H0 : =0
            H1 : tidak semua
      Kriteria Uji : Tolak H0 jika Fhit  Ftab dan terima selainnya  dengan taraf nyata 0.05, melalui perhitungan Program SPSS (tabel 15) diperoleh   , dan .Sehingga diperoleh persamaan regresi sebagi berikut: , Fhit = 30,997, R2 = 0,681 , JKreg = 1791,806 , dan JKres = 838,194  sedangkan Ftab pada taraf 0,05 , dk pembilang 2 dan penyebut 29 adalah 3,33. Dari persamaan koefisien regresi bernilai positif artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variable X1 dan X2 terhadap Y, hal ini menunjukkan semakin besar minat belajar dan sikap siswa didalam kelas maka semakin besar pula hasil belajarnya. Sesuai dengan kriteria Fhit  Ftab(30,997>3,33) maka tolak H0. Kemudian koefisien korelasi multiple perlu diuji keberartiannya dengan menggunakan uji-F dan didapat hasil Fhit = 30,996 ternyata masih lebih besar dari pada Ftab hal ini berarti koefisien korelasi multiple yang diperoleh sangat signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar matematika.
4.      Uji Koefisien Korelasi Parsial
a.  Uji Koefisien korelasi parsial antara X1 dengan Y
Hasil perhitungan pada tabel 8 Koefisien korelasi yang diperoleh r12 = 0,861, ry1 = 0,815, ry2 = 0,767 dan ry12 = 0,474 sehingga koefisien determinasinya ry122 = 0,225,  thit = 2,898  sedangkan ttab dengan df = n-k-1 = 32-2-1 = 29 didapat 2,04. Karena thit ≥ ttab (2,898 > 2.04) jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara minat belajar siswa terhadap hasil belajar.

b.  Uji Koefisien korelasi parsial antara X2 dengan Y
Hasil perhitungan pada tabel 8 Koefisien korelasi yang diperoleh ry21 = 0,75 sehingga koefisien determinasinya ry212= 0,56 , thit =6,06 sedangkan ttab dengan df = n-k-1 = 32-2-1 = 29 didapat 2,04. Karena thit ≥ ttab (6,06 > 2,04) jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar.
C.     Pembahasan
        Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah berhasil penulis kumpulkan dalam penelitian ini, dengan menggunakan koefisien regresi minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika diperoleh persamaan dan koefisien korelasi parsial  ry122 = 0,225 = 22,5%. Koefisien regresi bernilai positif yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif antara minat belajar siswa dengan hasil belajar matematika dengan memberikan kontribusi 22,5% . Hal ini berarti semakin tinggi minat belajar siswa maka semakin tinggi pula hasil belajar yng dicapai siswa. Dengan ini hipotesis alternaltif dalam penelitian ini dapat diterima.
        Dengan menggunakan koefisien regresi sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar matematika diperoleh persamaan dan koefisien korelasi parsial ry212 = 0,56 = 56%. Koefisien regresi bernilai positif yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif antara sikap siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika dengan memberikan kontribusi 56% . Hal ini berarti semakin tinggi sikap siswa positif didalam kelas maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai siswa. Dengan ini hipotesis alternaltif dalam penelitian ini dapat diterima.
        Dengan menggunakan koefisien regresi linier multiple diperoleh persamaan     kemudian diperoleh R2 = 0,681 maka dapat diketahu pengaruh minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar matematika memberikan kontribusi sebesar 68,1 %. Persamaan regresi menunjukkan nilai positif yang artinya terdapat pengaruh antara minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar matematika. Hal ini berarti hipotesis alternative yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima yaitu : terdapat pengaruh antara minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar matematika. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan minat belajar dan sikap siswa didlam kelas yang positif maka siswa dapat mencapai hasil belajar yang baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar