Jumat, 27 Januari 2012

proposal skripsi matematika


BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

       Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses pembelajaran pendidikan secara langsung dengan guru sebagai pemegang utama. Hal ini bertujuan agar keberhasilan belajar siswa, berhasil secara optimal dengan itu pendidikan sangat penting untuk setiap orang.
Disctionary of Education menyebutkan bahwa pendidikan adalah proses dimana seseorang mengembangkan kemampuan sikap dan bentuk – bentuk tingkah laku lainnya di dalam masyarakat dimana ia hidup, proses sosial dimana orang dihadapkan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol (khususnya yang datang dari sekolah) sehingga didapat memperoleh atau mengalami perkembangan kemampuan sosial dan kemampuan individu yang optimum[1] .

Minat dapat mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang – bidang studi tertentu. Seorang siswa yang menaruh minat besar terhadap mata pelajaran matematika akan memusatkan perhatiannya lebih banyak dari pada siswa lainnya. Kemudian karena pemusatan perhatian yang insentif terhadap materi itulah yang memungkinkan siswa tadi untuk belajar lebih giat dan akhirnya mencapai prestasi yang diinginkan.
Dalam dunia pendidikan sikap siswa juga memegang peranan yang sangat penting, dengan sikap siswa dapat menerima atau menolak suatu pelajaran. Dilihat dari sudut pandang agak berbeda sikap merupakan kecenderungan untuk bereaksi terhadap orang, lembaga, atau peristiwa baik secara positif maupun negatif . Selain itu Sikap merupakan salah satu aspek psikologis individu yang sangat penting karena sikap merupakan kecenderungan untuk berperilaku sehingga akan banyak mewarnai perilaku seseorang[2].
Pelajaran matematika seringkali dirasakan sulit oleh siswa sehingga cenderung tidak disenangi oleh anak. Akibatnya tidak sedikit siswa yang malas untuk mempelajari matematika dan akhirnya menjadi siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika. Sikap siswa didalam kelas terhadap suatu pelajaran tidak sama setiap individunya, berdasarkan hasil observasi terbatas terhadap aktivitas pembelajaran Matematika MA.Tuma’ninah Yasin Metro, ada yang bersikap positif seperti keseriusan dalam mengikuti pelajaran dikelas, selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, memperhatikan penjelasan dari guru dan berusaha mengerjakan soal-soal yang diberikan dikelas. Tetapi ada pula yang bersikap negatif seperti acuh, ngobrol dengan teman sebangku, tidak mau mencatat apa yang ditulis dipapan tulis maupun yang disampaikan oleh guru, tidak ada kemauan untuk berusaha mengerjakan contoh soal dari materi yang telah dipelajari dan selalu gelisah di dalam kelas.
Keberhasilan belajar ditandai oleh adanya kemampuan atau kecakapan yang sebelumnya tidak dimiliki siswa yang muncul setelah melakukan proses belajar. Untuk mengetahui keberhasilan belajar dilakukan penilaian[3].
Berdasarkan data hasil pra survey yang berupa data hasil belajar matematika kelas X  di MA.Tuma’ninah Yasin Metro yang peneliti dapatkan adalah sebagai berikut :


Tabel Data Hasil Ujian Matematika Siswa X MA.Tuma’nianh Yasin Metro Semester Genap Tahun Pelajaran 2010/2011.
No
Nilai
Kriteria
Jumlah        
Siswa
Persentase
%
  1
 60
Tuntas
9
45
  2
 < 60
Belum Tuntas
11
55
Jumlah
20
100

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) berdasarkan ketentuan dari MA.Tuma’ninah Yasin Metro.
            Berdasarkan tebel di atas dapat dilihat bahwa dengan KKM sebesar 60 terdapat 45% atau hanya 9 siswa yang tuntas. Sedangkan siswa yang belum tuntas belajar terdapat 55% atau sebanyak 11 siswa. Jadi perolehan hasil belajar tersebut belum memenuhi tujuan  yang diharapkan karena jelas bahwa siswa yang belum tuntas lebih banyak dibandingkan siswa yang tuntas. Bahwa hasil belajar siswa rendah diduga karena dipengaruhi oleh beberapa siswa masih ada yang kurang memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru, sikap siswa yang masih mengarah kesikap negatif dalam belajar, minat belajar yang kurang, kurang aktifnya siswa untuk bertanya, dan masih ada siswa yang tidak mengerjakan tugas.
Keberhasilan belajar siswa sebagaiman diketahui dipengaruhi banyak faktor, baik yang berasal dari dalam diri siswa maupun yang berasal dari luar diri siswa. Faktor yang berasal dari diri siswa antara lain sikap siswa, bakat, tingkat kecerdasan dan minat belajar siswa sedangkan faktor yang berasal dari luar siswa antara lain faktor sosial, budaya dan lingkungan. Selain itu untuk mencapai keberhasilan dalam belajar, guru juga mempunyai peran penting dalam proses belajar. Guru harus memberikan motivasi siswa agar mempunyai minat belajar sehingga siswa mempunyai sikap yang baik dalam merespon mata pelajaran matematika.
             Dalam observasi di MA.Tuma’ninah Yasin Metro ketika proses belajar sampai proses belajar selesai guru kurang memberikan motivasi belajar kepada siswa .
        Berdasarkan latar belakang diatas , maka penulis ingin mengadakan penelitian dengan judul “ PENGARUH MINAT BELAJAR  DAN SIKAP SISWA DIDALAM KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MA.TUMA’NINAH YASIN METRO SEMESTER GANJIL SISWA  KELAS X TAHUN PELAJARAN 2011/2012  POKOK BAHASAN OPERASI ALJABAR PADA BENTUK AKAR.
B.        Identififkasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas penulis dapat mengidentifikasi masalah yang ada yaitu :
1.      Kurangnya  minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika.
2.      Sikap siswa yang kurang memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan.
3.      Masih ada siswa yang tidak mengerjakan tugas matematika.
4.       Hasil belajar siswa masih rendah.
5.       Guru kurang memberikan motivasi belajar kepada siswa.
  1.  Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka penulis membatasi masalah yaitu pengaruh minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas terhadap hasil belajar matematika kelas X semester ganjil pada pokok bahasan operasi aljabar pada bentuk akar.

D.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis merumuskan masalah yaitu :
1.   Adakah pengaruh antara minat belajar siswa dengan hasil belajar matematika siswa kelas x semester ganjil MA.Tuma’ninah Yasin Metro tahun pelajaran 2011/2012 ?
2. Adakah pengaruh antara sikap  siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika siswa kelas x semester ganjil MA.Tuma’ninah Yasin Metro tahun pelajaran 2011/2012 ?
3.   Adakah pengaruh antara minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika siswa kelas x semester ganjil MA.Tuma’ninah Yasin Metro tahun pelajaran 2011/2012 ?
  1. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikasi pengaruh antara variabel minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika siswa.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keeratan :
1.      Pengaruh antara minat belajar siswa dengan hasil belajar matematika siswa kelas X semester ganjil MA.Tuma’ninah Yasin Metro tahun pelajaran 2011/2012.
2.      Pengaruh antara sikap siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika siswa kelas X semester ganjil MA.Tuma’ninah Yasin Metro tahun pelajaran 2011/2012.
3.         Pengaruh antara minat belajar siswa dan sikap siswa didalam kelas dengan hasil belajar matematika siswa kelas X semester ganjil MA.Tuma’ninah Yasin Metro tahun pelajaran 2011/2012.
F.  Kegunaan Penelitian
Kegunaan yang diharapkan dari penelitian ini sebagai berikut :
1.      Bagi Siswa :
a.       Memberikan kontribusi kepada siswa – siswa kelas X MA.Tuma’ninah Yasin Metro agar dapat menyelesaikan hambatan belajar yang mereka   alami.
b.      Mengembangkan sikap ingin tahu siswa untuk meningkatkan hasil belajar.
2.      Bagi Guru :
a.         Dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi guru – guru matematika di MA.Tuma’ninah Yasin Metro.
b.         Meningkatkan kreativitas bagi guru dalam menciptakan pembelajaran matematika yang menarik.
3.      Bagi Sekolah :
Dapat meningkatkan mengembangkan pelaksanaan kurikulum pada pembelajaran matematika.

G. Ruang Lingkup Penelitian
Ruang lingkup dalam penelitian ini yaitu :
1.      Lokasi Penelitian adalah MA. Tuma’ninah Yasin Metro.
2.      Objek Penelitian ini adalah minat belajar (X1), sikap siswa didalam kelas  (X2) dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika (Y).
3.       Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MA.Tuma’ninah Yasin Metro.
4.       Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2011/2012.
5.      Materi atau pokok bahasannya adalah Operasi aljabar pada bentuk Akar.




[1] Fuad Ihsan . Dasar – Dasar Kependidikan. Rineka Cipta. Jakarta.2005.h.4
[2] Muhammad. Psikologi Pembelajaran. Cv Wacana Prima. Bandung. 2007. H.159-161
[3] Sumiati dan Asra, M. Ed. Metode Pembelajaran. Cv Wacana Prima.Bandung. 2007.h.26

Kamis, 26 Januari 2012

belajar jendela dunia

belajar........belajar......belajar...
belajar merupakan proses dimana manusia melakukan proses pembelajaran yang belum pernah dilakukan sebelumnya atau proses yang belum tahu menjadi tahu. Belajar sebaikknya dilakukan sejak usia dini untuk menciptaan karakter kepribadian setiap orang. Bisa dikatakan belajar itu seumur hidup, setiap orang membutuhkan proses belajar setiap hari untuk menanbah pengetahuannya yang dimulai dari hal - hal terkecil. Belajar bukan hanya dilakukan disekolah tapi bisa dilakukan dimanapun kita berada apapun pembelajarannya itu selama pembelajaran yang kita ambil positif. Dengan belajar kita bisa tahu bagaimana arah langkah masa depan yang dijalani nantinya, belajar dapat merubah seseorang menjadi manusia yang lebih baik,.........belajar dapat mewujudkan cita-cita so jangan bosan - bosan untuk BELAJAR karena BELAJAR ADALAH JENDELA DUNIA.

Selasa, 24 Januari 2012

KEMISKINAN

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
  • Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  • Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

peran orangtua dalam peningkatan kualitas pendidikan keluarga islam

keluarga merupakan tempat pertumbuhan anak yang pertama di mana dia mendapatkan pengaruh dari anggota-anggotanya pada masa yang amat penting dan paling kritis dalam pendidikan anak, yaitu tahun-tahun pertama dalam kehidupanya (usia pra-sekolah)

Keluarga mempunyai peranan besar dalam pembangunan masyarakat. Karena keluarga merupakan batu pondasi bangunan masyarakat dan tempat pembinaan pertama untuk mencetak dan mempersiapkan personil-personilnya.

ENAM TAHUN PERTAMA

Kasih sayang dari pihak kedua orangtua, terutama ibu PENTING Agar anak belajar mencintai orang lain Membiasakan anak berdisiplin mulai dari bulan-bulan pertama dari awal kehidupannya MISALNYA membiasakan anak untuk menyusu dan buang hajat pada waktu-waktu tertentu dan tetap Jadi teladan yang baik bagi anak dari permulaan kehidupannya.Biasakan dengan etiket umum yang mesti dilakukan dalam pergaulan MISALNYA berdoa sebelum makan, tidak menghisap jempol, tidak memakai pakaian atau celana yang pendek

USIA SETELAH ENAM TAHUN

Kenalkan Allah dengan cara yang sederhana sesuai dengan tingkat pemikirannya Jelaskan tentang hukum yang jelas dan tentang halal-haram MISALNYA tentang kewajiban menutup aurat, berwudhu, shalat, mencuri dan melihat kepada yang diharamkan Ajarkan dan biasakan membaca Al Qur'an dengan benar Ajarkan tentang hak2 orang tua Kenalkan tokoh2 teladan (sahabat dll) Ajarkan tentang norma2 yang berlaku dalam masyarakat
Kembangkan rasa percaya diri & tanggung jawab dalam diri anak

MASA REMAJA
Perlakukan anak sebagai orang dewasa Ajarkan kepada anak hukum-hukum akil baligh dan ceritakan kepadanya kisah-kisah yang dapat mengembangkan dalam dirinya sikap takwa dan menjauhkan diri dari hal yang haram. Berikan dorongan untuk ikut serta melaksanakan tugas-tugas rumah tangga, seperti melakukan pekerjaan yang membuatnya merasa bahwa dia sudah besar. Mengawasi dan menyibukkan waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat Carikan teman yang baik.

Minggu, 22 Januari 2012

saat kegagalan datang, apa masih ada semangat??

Saat ujian yang dihadapi telah dimulai,saat diri mempersiapkan untuk suatu ujian,,dan saat itu gagal pun datang tiba-tiba..
satu pertanyaan dalam benak ini,,apakah masih ada semangat???
apakah masih ada suatu hal yang membuat ingin mncoba, dan mencoba lagi..?
ketika target dan impian telah terbentang dalam tulisan,dalam kertas dan ditempel di tiap sudut kamar, meja bahkan buku,,apakah masih ada semangat itu??
Mungkin jawaban orang berbeda-beda..
ada yang mengatakan “kenapa ngk?gagal itu biasa,,so nikmati proses nya,,jalani aja..msih ada lain wktu kn..oke,,semangat!!”… dan tidak jarang juga ada yang mengatakan “ahh,,mau gimana lagi,,udah nasib..terima aja dech..”,,tapi ngk sedikit juga ada yang mengatakan “itu mah,,dewi fortuna aja ngk ada disamping ku tadi,,kalo ngak berhasil dah itu ujian..”,,tapi yang paling lumrah mengatakan “udah lah,,mau diapain lagi coba,,mgkin  emang segitu lah kemampuan kita “…malas bnget kalo udah ada yg ngmg kyk gitu…secara apa dia tau kerja keras dari tiap orang..
Saat kejadian seperti itu,,kebanyakan orang hanya ingin mengetahui bagaimana dan apa yang harus diperbuat..karena kegagalan telah ada didepan lensa,retina,bahkan telah mengetok dan bertamu di saraf pusat,,Otak!!
Sedihh,,kecewa,,dan pasrah..itu gambaran dari perasaan yg mngkin hnya sebagian yg dpat ditulis disini,,kalo mngmbarkan gimana raut muka seseorang klo udah kena syndrome gagal “murung,,mata merah,,ssah senyum,,dan aseemmm”yap,minimal itu tnda minornya..
klo tnda mayornya ya mngkin ngk bisa dijawab dengan lebar,,kita ambil yg ekstrim aja sekalian..bnyk juga yg ditemui ketika semangat udah luntur,,sang motivator ngk ada,,inspirasi pun hilang sudah,,dan kegagalan di depan mata yg terjadi “Bunuh diri” *naudzubillahiminzaliikk.
Saat ini,,bagi yang merasa berada di titik terendah,,sedang merasa gagal,dan merasa sedih krena usaha yang telah dilakukan tidak berbuah seperti apa yg diharapkan,,sang target jauh pergi,,yg bisa dilakukan hanyalah berdoa,,berdoa,,berdoa,,,dan berharap..
dan yang penting memohon ampun,,karena siapa tau kejadian ini semua karena ada sebiji kelengkeng,sekecil kelereng, dan sebutir atom,perbuatan dosa kita yang membuat harapan besar,impian gede, dan target tinggi tidak tercapai… dan selalu bersyukur,,bahwa kejadian yang diterima selalu membuka mata bahwa kita tidak sendiri,,kita tidak jatuh terpuruk,, karena kita masih punya Allah swt yang selalu dengerin, disamping kita…amin..
dan saat kegagalan datang,,apa masih ada semangat??jawabannya hanyalah “IYA,,SAYA MASIH PUNYA SEMANGAT”!!!!

Sabtu, 21 Januari 2012

Perhiasan Dunia Terindah adalah wanita sholehah

sebuah berita gembira datang dari sebuah hadits Rosul bahwa Rosulullah Saw. Bersabda :
”Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah.” (HR. an-Nasa’I dan Ahmad)
Di dalam Islam, peranan seorang istri memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan berumah-tangga dan peranannya yang sangat dibutuhkan menuntutnya untuk memilih kualitas yang baik sehingga bisa menjadi seorang istri yang baik. Pemahamannya, perkataaannya dan kecenderungannya, semua ditujukan untuk mencapai keridho’an Allah Swt., Tuhan semesta Alam. Ketika seorang istri membahagiakan suaminya yang pada akhirnya, hal itu adalah untuk mendapatkan keridho’an dari Allah Swt. sehingga dia (seorang istri) berkeinginan untuk mengupayakannya.Kualitas seorang istri seharusnya memenuhi sebagaimana yang disenangi oleh pencipta-Nya yang tersurat dalam surat Al-Ahzab. Seorang Wanita Muslimah adalah seorang wanita yang benar (dalam aqidah), sederhana, sabar, setia, menjaga kehormatannya tatkala suami tidak ada di rumah, mempertahankan keutuhan (rumah tangga) dalam waktu susah dan senang serta mengajak untuk senantiasa ada dalam pujian Allah Swt.

Kamis, 19 Januari 2012

nasehat Rasul kepada Remaja

Dari Ibnu Abbas RA, katanya: Pada suatu hari aku berada dibelakang Rasulullah SAW (boncengan), lalu baginda bersabda: Wahai anak, peliharalah Allah niscaya (Dia) akan memelihara kamu, peliharalah Allah niscaya (Dia) akan berada dihadapan kamu, dan jika engkau memohon maka memohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah, dan ketahuilah bahawa sekiranya umat berkumpul (bersepakat) untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, niscaya mereka tidak akan mampu berbuat demikian melainkan dengan sesuatu yang telah ditetapkan (ditakdirkan) oleh Allah, dan sekiranya umat berkumpul (bersepakat) untuk mendatangkan bencana keatas kamu, niscaya mereka tidak akan mampu berbuat demikian melainkan dengan sesuatu yang telah ditetapkan (ditakdirkan) oleh Allah. Dan telah diangkat segala pena dan telah kering segala buku.
(Hadis Hasan Sahih Riwayat Iman Tarmidzi)